Friday, 17 November 2023

Latihan Soal KIMIA Persiapan Ujian Akhir Semester 1 Kelas XII 2023 , Lengkap Dengan Pembahasan

 Latihan Soal Penilaian Akhir Semester 1 Kelas XII Mata Pelajaran Kimia




  • Latihan Soal


  1. Diketahui beberapa larutan dengan konsentrasi sebagai berikut.

  1. NaCI 0,1 m

  2. KOH 0,2 m 

  3. C6H12O6 0,1 m 

  4. BaCI2 0,5 m


Urutan larutan berdasarkan bertambahnya titik beku adalah …

  1. BaCI2 < KOH < NaCI < C6H12O6

  2. NaCI < BaCI2 < KOH < C6H12O6

  3. KOH < C6H12O6 < NaCI < BaCI2

  4. C6H12O6 < NaCI < KOH < BaCI2

  5. NaCI < KOH < BaCI2 < C6H12O6


Pembahasan:

Berdasarkan sifat koligatif larutan, titik beku larutan dipengaruhi oleh jumlah partikel zat terlarut.        NaCI BaCI2, dan KOH merupakan zat elektrolit. Dalam air,NaCI terionisasi menghasilkan 2  ion yaitu 1 ion Na+ dan ion CI-, BaCI2 meghasilkan 3 ion yaitu 1 ion Ba2+ dan 2 ion CI-, dan KOH menghasilkan 2 ion yaitu 1 ion K+ dan 1 ion OH-. Adapun C6H12O6 merupakan zat nonelektrolit. Dalam air, C6H12O6 tidak terionisasi. Pada konsentrasi yang sama, zat elektrolit lebih sukar membeku (titik beku lebih rendah) dari pada zat nonelektrolit. Dengan demikian, larutan NaCI 0,1 m (larutan elektrolit ) mempunyai titik beku lebih rendah dari pada C6H12O6 0,1 m (larutan nonelektrolit). Pada zat elektrolit, makin besar jumlah zat terlarut dalam suatu larutan, maka titik bekunya makin rendah ( makin sukar membeku ). Oleh karena mempunyai jumlah partikel terlarut lebih banyak dan konsentrasi lebih besar BaCi2 mempunyai titik beku lebih rendah dari pada NaCI. Jadi, urutan larutan berdasarkan bertambahnya titik beku adalah BaCI2 < KOH <NaCI < C6H12O6                                                                                     Jawaban: a


2. Diketahui tekanan uap murni air pada temperatur 2500 C adalah 30,6 mmHg. Jika ke dalam 90 gram air dilarutkan 18 gram glukosa (C6H12O6), tekanan uap larutan tersebut menjadi ….

  1. 20 mmHg

  2. 25 mmHg

  3. 30 mmHg

  4. 35 mmHg

  5. 40 mmHg


Pembahasan: 

      nglukosa

Xglukosa = —-------------

  nair + nglukosa

         

Jawaban: c

 

3. Pada suhu 250C, sebanyak 6,84 gram sukrosa (Mr = 342 g mol-1) dilarutkan dalam air hingga

Volumenya 500 mL. jika diketahui R = 0,082 L atm mol-1 K-1, tekanan osmotik larutan tersebut adalah …

  1. 0,24 atm

  2. 0,48 atm

  3. 0,62 atm

  4. 0,97 atm

  5. 1,95 atm


Pembahasan: 

 Masa sukrosa = 6,84 gram 

 Volume pelarut = 500 mL


Jawaban: d




4. Perhatikan reaksi pelarutan natrium dalam air berikut!

Pernyataan yang tepat mengenair reaksi tersebut adalah …

  1. Reaksi merupakan reduksi karena natrium melepas elektron 

  2. Reaksi merupakan reduksi karena natrium menangkap atom oksigen.

  3. Reaksi merupakan oksidasi karena natrium menerima elektron 

  4. Reaksi merupakan oksidasi karena natrium melepas oksigen 

  5. Reaksi merupakan oksidasi karena bilangan oksidasi natrium meningkat.


Pembahasan: 

Reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengikat oksigen, melepaskan elektron dan meningkatnya bilangan oksidasi. Reaksi reduksi adalah reaksi yang melepas oksigen, menangkap elektron , dan munurunnya bilangan oksidasi. Pada reaksi 


natrium mengalami oksidasi karena bilangan oksidasinya meningkat dari 0 menjadi +1.

Jawaban: e


5. Diketahui data energi ionisasi unsur-unsur golongan halogen sebagai berikut.


Posisi Unsur 

      A

      B

    C

    D

Energi ionisasi

(kJ mol-1)

  1.251

  1.680

  1.003

  1.139


Urutan posisi unsur dalam sistem periodik yang ditempati fluorin hingga iodin berturut-turut adalah ….

  1. A - B - C - D

  2. B - A - D - C

  3. C - D - A - B

  4. C - A - D - B

  5. D - C - B - A


Pembahasan: 

Dalam satu golongan halogen, dari atas ke bawah (fluorin hingga iodin) energi ionisasi unsur makin kecil karena jari - jari atomnya makin panjang. Jadi urutan posisi unsur fluorin hingga iodin berturut-turut dalam sistem periodik yaitu B - A - D - C.

Jawaban : b

Thursday, 16 November 2023

Prediksi Soal UTBKK 2023 Tentang Pengetahuan Kuantitatif Bagian Sistem Persamaan Linier, Dengan Pembahasan Secara Lengkap

 Pembahasan Soal UTBK Pengetahun Kuantitatif Bagian Sistem Persamaan Linier 




  • SISTEM PERSAMAAN LINIER


  1. Sistem persamaan linier dua variabel

Secara umum, sistem persamaan linier dua variabel dapat dinyatakan sebagai berikut.


Ada beberapa cara untuk menyelesaikan sistem persaman linier dua variabel

yaitu

  1. Metode grafik

Pada metode ini, setiap persamaan yang ada disajikan dalam bentuk grafik. Solusi SPLDV adalah titik potong antara setiap garis pada sistem persamaan yang diberikan.


  1. Substitusi

Metode substitusi dilakukan dengan mengganti satu variabel dari persamaan pertama dengan variabel yang sama dari persamaan kedua, sehingga diperoleh persamaan linier satu variabel kemudian di selesaikan.


  1. Eliminasi 

Metode ini dilakukan dengan cara mengelminasi atau menghilangkan salah satu variabel yang ada dalam SPLDV.


  1. Substitusi dan Eliminasi 

merupakan gabungan antara metode substitusi dan eliminasi 


2. Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel 

Secara umum, sistem persamaan linier tiga variabel dapat dinyatakan sebagai 

berikut.





Cara yang digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan linier tiga

variabel sama dengan sistem persamaan linier dua variabel.


Soal & Pembahasan



  1. Dua tahun yang lalu , umur Adi 4 tahun lebih muda dari umur Bowo. Jika 4 tahun yang akan datang, dua kali umur Adi ditambah umur Bowo adalah 52, maka jumlah umur mereka sekarang adalah … tahun

  1. 28

  2. 30

  3. 32

  4. 34

  5. 36


Pembahasan: 

Misal:  Umur Adi sekarang = A 

Umur Bowo sekarang = B 

2 tahun yang lalu:

(A-2) = (B-2) - 4 A - B = -4 … (1)

4 tahun yang akan datang:

2(A+4)+(B+4) = 52 →2A + B = 40 … (2)

Maka: 

A - B = -4

2A + B = 40

—------------- +

        3A=36

            36

      A = — = 12

A - B = -4

12 - B = -4 

      B = 12 + 4 = 16

A+B = 12 + 16  = 28

Jadi, Jumlah umur mereka sekarang adalah 28 tahun 

Jawaban: A 


      2. Misal x, y, dan z menyatakan bilangan real yang memnuhi persamaan 

2x + y + 3z = 20 berapakah nilai z ?

Putuskan apakah pernyataan (1) dan (2) berikut cukup untuk menjawab 

pertanyaan tersebut.

(1)  x = 3 

(2)  y + z = 6

              A.  Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi 

Pernyataan (2) SAJA tidak cukup

      B.  Pernyataan (2) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi 

pernyataan (1) SAJA tidak cukup

      C.  Dua pernyataan BERSAMA-SAMA cukup untuk menjawab 

pertanyaan, tetapi SATU pernyataan SAJA tidak cukup.

      D.  Pernyataan (1) SAJA cukup untuk menjawab pertanyaan dan 

    pernyataan (2) SAJA cukup

      E.  Pernyataan (1) dan pernyataan (2) tidak cukup untuk menjawab 

    pertanyaan.


Pembahasan:

  Persamaan tersebut akan dapat diketahui nilai z jika nilai x dan y 

diketahui. Misal jika kita hanya memasukkan nilai x = 3 ke

        persamaan tersebut menjadi


2x + y +3z = 20

2(2) + y + 3z = 20

  6+ y + 3z = 20

        y + 3z = 14



Dari persamaan tersebut belum dapat menjawab pertanyaan.

Lalu misal kita hanya memasukkan pernyataan

(2) y + z = 6, maka 

      2x = y = 3z = 20

2x + y + z + 2z = 20

    2x + 2z = 14


Dari persamaan tersebut belum dapat menjawab pertanyaan.

Namun, jika kita mensubstitusikan keduanya

2x = y = 3z = 20

    2(3) + y + z + 2z = 20

  6 + 6 + 2z = 20

    2z = 8

      z = 4


Kedua persamaan tersebut dapat menjawab pertanyaan.

    Jadi, dapat disimpulkan dua pernyataan bersama-sama

cukup untuk menjawab pertanyaan, tetapi satu pernyataan

saja tidak cukup.

                                    Jawaban: C

Popular Posts